'71 (2014): Aksi Mencekam di Tengah Konflik Irlandia Utara

71 film britania raya tahun 2014

Sutradara : Yann Demange
Produser : Angus Lamont, Robin Gutch
Skenario : Gregory Burke
Sinematografi : Tat Radcliffe
Pemeran : Jack O'Connell, Richard Dormer, Sean Harris, Sam Reid, Charlie Murphy, Paul Anderson, Paul Popplewell.
Produksi : Crab Apple Films, Warp Films, Film4, BFI Film Fund, Screen Yorkshire, Creative Scotland.
Tanggal rilis : 10 Oktober 2014
Durasi : 99 menit
Nominasi British Independent Film: 8 (menang kategori sutradara terbaik)

* * *
Film-film Britania Raya jarang menyajikan tema peperangan di Irlandia Utara, bisa jadi karena mereka tak ingin mengungkit luka lama dan berpropaganda, sebagaimana penampilan heroik John J. Rambo (diperankan oleh Sylvester Stallone) di film Rambo II. Namun, duet sutradara Yann Demange dan penulis skenario Gregory Burke berani mengangkat tema ini dalam film '71.

'71 berlatar belakang di Belfast Barat pada awal mula Konflik Irlandia Utara, satu tahun sebelum Bloody Sunday. Pada masa itu, Irlandia Utara dilanda konflik etnik yang berbau politik.

Tokoh sentral di film ini adalah Gary Cook (Jack O'Connell), seorang tentara muda dari Derbyshire yang bergabung dengan Resimen Parachute. Ia ditugaskan untuk membantu polisi sipil (Royal Ulster Constabulary) bersama tentara lainnya ke Belfast.

Awalnya, suasana Belfast cenderung kondusif, tetapi seketika berubah menjadi sangat mencekam ketika pemimpin pasukan dan polisi sipil mencari senjata dan seseorang di rumah-rumah warga. Kekacauan bertambah hebat karena kerumunan warga melempar batu kepada para tentara. Pasukan tentara tersebut kewalahan sehingga Letnan Armitage (Sam Reid) memutuskan untuk menarik pasukannya dari Belfast. Celakanya, ia tidak memeriksa keseluruhan pasukan dan memang benar Gary serta seorang temannya tertinggal di tengah para demonstran.


'71 berhasil menyuguhkan thriller yang menegangkan, alur yang cepat, dan penggambaran suasana konflik yang sarat akan intrik dan pertentangan batin. Film ini tidak hanya mengangkat isu-isu peperangan, tetapi juga kekeluargaan, percintaan, dan sedikit bumbu komedi.

Bila ditelaah lebih lanjut, debut Yann Demange seakan terinspirasi dari Behind Enemy Lines (2001) dalam lingkup yang lebih sempit. Pengaruh In the Name of the Father (1993) arahan Jim Sheridan serta Bloody Sunday (2002) arahan Paul Greengrass terasa sangat kental dalam film ini.

Alhasil, visualisasi dan skenario '71 mampu menjadikan film ini sebagai semi-dokumenter sejarah tentang perjuangan seorang tentara untuk mampu bertahan hidup di tengah konflik, tak hanya untuk kepentingan diri sendiri tetapi juga keluarganya.

Penilaian : 8 dari 10

Baca Juga Artikel Pilihan:

Komentar