The Walking Dead Musim Kelima Episode 4: Slabtown

Beth Greene (Ilustrasi oleh: AMC)

Ulasan ini kemungkinan mengandung spoiler. Bagi kamu yang belum menonton serial ini, saya sarankan untuk tidak melanjutkan membaca.

Episode terbaik The Walking Dead musim kedua didominasi oleh peran Carol dan Beth. Keduanya mampu mengembangkan karakter masing-masing di luar ekspektasi penonton, meskipun di awal pengenalan tokoh sangat sedikit yang menyukai karakter mereka berdua. Carol yang lamban dan penakut berubah drastis menjadi wanita sangar, pemberani, dan siap menghabisi setiap walker yang ada di hadapannya. Beth yang kekanak-kanakan pun kini menjadi lebih dewasa dan pemberani, meskipun kerap bergantung kepada Daryl.

Adik kandung Maggie tersebut memiliki beban yang cukup berat untuk kembali bersinar setelah 'menghilang' di akhir musim lalu. Kehidupannya setelah berpisah dengan Daryl saat diserang oleh kawanan walker terkuak dalam episode bertajuk 'Slabtown'.

Sama halnya dengan Rick, Beth sudah siuman dan mendapati dirinya berada di rumah sakit bernama Grady Memorial di tengah kota Atlanta.

Berbeda dengan Rick—yang siuman di sebuah rumah sakit kosong di episode awal musim pertama—, Beth berada di rumah sakit yang bersih dan dikelilingi orang-orang non-walker.

Beth diselamatkan oleh orang-orang di rumah sakit tersebut bukan tanpa tujuan, tak ada yang gratis di kehidupan The Walking Dead. Kawanan militer di rumah sakit tersebut hendak menjadikan Beth sebagai pelampiasan hasrat seksual. Petugas Dawn Lerner, yang bertanggung jawab atas kelangsungan hidup di rumah sakit, memberikan kepercayaan kepada Dr. Steven Edwads untuk merawat Beth.

Drama membosankan tersaji di pertengahan hingga menjelang akhir episode. Seperti adegan saat petugas Gorman merayu Beth untuk berhubungan seksual sebagai jaminan agar Joan, seorang survivor yang berubah menjadi walker, dapat disembuhkan oleh pihak militer dan dokter. Beth tak hanya pasrah, dia memecahkan botol ke kepala Gorman dan membiarkan dirinya digigit oleh Joan.

Ditemani oleh seorang buruh cuci bernama Noah, Beth merencanakan sebuah aksi pelarian dari rumah sakit. Beth berniat menghabisi nyawa Dawn dan Edwards demi memuluskan rencana pelariannya tersebut. Tak disangka seorang sahabat Beth ditandu masuk ke dalam ruang perawatan. Siapakah dia?

Secara keseluruhan, di luar alur cerita dan akting yang hambar, The Walking Dead tetap menjadi serial televisi pilihan bagi penonton setianya. Terbukti dari rating yang stabil. Namun, penonton harus siap kecewa karena di episode ini tidak banyak adegan brutal, cadas, dan kelam yang menjadi ciri khas The Walking Dead.


Penilaian: 6.5 dari 10

Don't miss any updates from me, follow @yusabdul.

Baca Juga Artikel Pilihan:

Komentar