3 Alasan Saya Memilih Sastra Inggris

sastra buku peprustakaan literatur
Ilustrasi: Shutterstock

Pada awalnya saya tidak memiliki alasan spesifik ketika memilih jurusan sastra Inggris. Karena bagi saya setiap mahasiswa memiliki kriteria tertentu terhadap jurusan pilihannya, tetapi saat pertanyaan yang sama selalu terlontar dari orang-orang terdekat, seperti "Kenapa pilih sastra?", "Kok masuk sastra? Kan ikut les bahasa Inggris juga bisa", "Memangnya kalau sastra Inggris nanti kerja apa?".

Selalu menerima pertanyaan-pertanyaan tersebut, membuat saya tergugah untuk menulis ini. Tulisan ini bukan bentuk pembelaan atau bantahan atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, melainkan sebagai pencerahan bagi mereka yang belum memahami atau bahkan meremehkan sastra Inggris.

1. Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris
Kuliah di jurusan sastra Inggris tentu berbeda dengan kuliah di jurusan bahasa Inggris. Mahasiswa yang hanya mempelajari bahasa Inggris, tanpa dibekali keterampilan membaca dan menulis, terkadang sulit untuk melihat pentingnya mempelajari sastra. Dalam sastra Inggris kita tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga juga akan mempelajari budaya, sejarah, dan sastra Inggris.

2. Kesukaan Terhadap Bahasa dan Karya Tulis
Sedari dulu hobi saya adalah membaca karya tulis, baik itu novel, cerpen, puisi, dan esai. Kesukaan terhadap tulisan itulah yang membuat saya tertarik untuk menulis blog dan mengisi beberapa kolom di media daring (bahasa Inggris: online). Sayangnya, ketika SMA saya tidak dapat memilih jurusan bahasa karena di sekolah saya hanya tersedia dua jurusan, yaitu sains dan sosial.

3. Kelemahan dalam Pelajaran Eksakta
Anda boleh mengatakan sastra Inggris adalah bentuk "pelarian" saya dari pelajaran eksak yang selama ini menghantui. Tidak, saya tidak membenci pelajaran matematika, fisika, ataupun kimia. Kualitas pendidikan yang saya terima sejak bangku sekolah dasar hingga sekolah menegah atas tidak memungkinkan saya bersaing dengan mahasiswa lain di jurusan yang berhubungan dengan ilmu hitung.

Bagaimana Prospek Kerja Bagi Lulusan Jurusan Sastra Inggris?
Prospek kerja dalam bidang sastra Inggris sangat beragam, tergantung minat dan keahlian seseorang. Paling populer adalah tenaga pengajar (pendidik), jurnalis, pemandu wisata, asisten PR, asisten media, copywriter, bahkan wiraswasta dengan kisaran gaji yang cukup bersaing.

Sangat mungkin banyak yang berargumen, "ah banyak lulusan sastra Inggris yang tidak terdengar namanya, tidak setenar lulusan dari jurusan lain". Tentu semua orang boleh beranggapan demikian, tak terkecuali para pembaca tulisan ini.

Pada akhirnya, saya sendiri yang bertanggung jawab penuh atas pilihan ini. Biarkan orang lain menyaksikan dan menilai.

Baca Juga Artikel Pilihan:

Komentar